Posts

Showing posts with the label berita

Menko PMK Muhadjir Effendy tinjau 2 produsen oksigen besar di Indonesia

Image
Hari ini (6/7),  Menko PMK Muhadjir Effendy meninjau 2 produsen oksigen besar di Indonesia yakni PT Aneka Gas Industri di Cibitung dan PT Air Products Indonesia untuk memastikan kapasitas produksi oksigen aman ditengah lonjakan kasus COVID-19.  Saat ini, PT Aneka Gas Industri mampu memproduksi oksigen hingga 977,4 ton perhari, yang mana sekitar 95% produksinya dialokasikan untuk  RS yang menangani pasien COVID-19. Sementara PT Air Products Indonesia, dilaporkan mampu memproduksi 310 ton per hari dari pabrik di Cikarang dan Gresik. Sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk mengalihkan 90% oksigen industri ke medis, kedua produsen oksigen tersebut berkomitmen penuh untuk memenuhi kebutuhan oksigen medis di RS yang terus meningkat. Sumber: Kemenkopmk

Di tengah Covid-19 buruh, petani, mahasiswa, nelayan kembali turun ke Jalan Tolak Omnibus Lawa

Image
Perkasa News- bertepatan dengan jadwal Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia, 14 Agustus 2020, sekelompok buruh, petani, mahasiswa, nelayan, perempuan berbagai gerakan rakyat turun ke jalan melakukan demosntrasi. Aksi tolak omnibus law Rancangan Undang-undang Cipta Kerja. Unjuk rasa massa yang rentan penularan baru COVID-19 ini dipicu anggota DPR dan pemerintah yang terus melanjutkan pembahasan beleid kontroversial meski banyak kritikan dari berbagai pihak.  Aksi Tolak Omnibus Law juga di gelar berbagai kota yang kembali melakukan unjuk rasa tak lain untuk mendesak pembatalan pembahasan RUU yang memiskinkan rakyat tersebut. Unjuk rasa dimulai dari depan Gedung Kementerian Ketenagakerjaan pukul 10.00 pagi tadi.  Sejumlah massa aksi mendesak Kemenaker agar bekerja lebih serius, bukannya mengurangi layanan di masa pandemi COVID-19. Sebab, berbagai pelanggaran ketenagakerjaan justru marak di tengah pandemi serta membutuhkan peran negara menjamin pemenuha

Sekum PERKASA Sebut buruh rawan terpapar COVID-19 dan berdampak PHK.

Image
Ade Guntoro (PERKASA) mengatakan sangat rentan terpapar Covid-19 Sampai saat ini sejumlah perusahaan masih beroperasi meskipun sudah ada imbauan pemerintah untuk bekerja dari rumah untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. Sekretaris Umum Federasi Serikat Pekerja Kebangsaan (PERKASA) Ade Guntoro mengatakan buruh sangat rentan terpapar Covid-19. "Para buruh sangat rentan terpapar Covid-19. Kalau banyak buruh yang terinfeksi, maka perekonomian Indonesia akan semakin terpuruk," ujar Ade Guntoro dalam keterangan tertulis saat diwawancarai via media sosial WhatsApp Jakarta, Jumat (27/3). Guntoro juga mengingatkan semua pihak dengan adanya potensi terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran. Potensinya bisa mencapai puluhan bahkan ratusan ribu pekerja. "Kami menyebutnya sebagai darurat PHK," kata Guntoro. Darurat PHK bisa dilihat dari empat kondisi berikut. Kondisi yang pertama, kata Guntoro, adalah ketersediaan bahan baku di indus

VIRUS VS ANTIBODI

Image
(Perkasa) VIRUS VS ANTIBODI Banyak orang nggak sadar pentingnya ANTIBODI. Stoknya harus selalu ada. Orang lebih panik masker atau hand sanitizer hilang di pasaran. Jawaban tersebut tentu salah, karna yang paling terpenting adalah bagaimana kita mempertahankan antibodi. Point penting  : 1. Virus itu hanya bisa dikalahkan oleh antibodi. 2. Antibodi yang di dalam tubuh itu kayak pabrik, kadang banyak kadang sedikit. 3. Agar produksi anti bodi tetap terjaga, sering konsumsi vitamin C dan E setiap hari. 4. Virus tidak bisa dihindari, maka akan tetap selalu ada, contohnya kalau bersin, bisa dipastikan ada virus disitu. Bersin indikasi tubuh menolak. 5. Jika berhasil tembus ke hidung dekat tenggorokan, tubuh akan batuk, tanda menolak. 6. Jika virus masih tembus juga, tahap awal kita akan merasakan demam. Namun jika masih tetap tembus, maka antibodi keluar dari pabrik untuk melawan perang dengan virus. 7. Kelemahan virus itu sama sabun. Jika tidak ada

Dua petugas Pelayanan Teknik PLN tewas akibat ledakan di Gardu PLN

Image
Galuh dan Ryan hembuskan nafas terakhir ketika gardu PLN SP. 39 meledak Galuh dan Ryan petugas Pelayanan Teknik (YANTEK) tewas akibat ledakan di Gardu SP. 39 yang merupakan pelayanan Area UP3 Menteng, Jakarta Pusat. Minggu (22/03). kejadian sekitar Pukul 19.00 di Gardu PLN SP.39 Grogol. Korban Galuh dan Ryan (alm), sedang bertugas dan diperintahkan oleh pengatur PLN untuk menormalkan kembali jaringan tersebut, yang sebelumnya ada pekerjaan pemeliharaan. Kronologi yang menyebabkan terjadinya ledakan di gardu tersebut masih di selidiki hingga berita ini di turunkan, Namun tidak lama setelah mendapatkan perintah penormalan jaringan telah terjadi ledakan di Gardu SP 39 yang menewaskan Ryan dan Galuh, Mendengar kabar tersebut, Hendry yang merupakan anggota perkasa merasa peduli dengan sesama pekerja. dia juga segera menginformasikan berita tersebut kepada rekan-rekan perkasa untuk segera memberi pertolongan, namun Ryan dan Galuh telah menghembuskan nafas terak

Kesehatan anggota serikat perkasa JUGA PENTING !! PERKASA TUNDA AKSI TOLAK OMNIBUS LAW 23 Maret 2020

Image
Aksi tersebut rencananya bakal digelar pada Senin 23 Maret 2020 ketika DPR menggelar Sidang Paripurna untuk membahas RUU omnibus law anggota serikat perkasa (PERKASA) membatalkan rencana aksi demonstrasi menolak Rancangan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja. Pasalnya, DPR membatalkan Sidang Paripurna yang sebelumnya dijadwalkan pada 23 Maret 2020. Federasi Serikat Pekerja Kebangsaan (PERKASA) mengatakan penundaan tersebut dilakukan hingga anggota dewan kembali menggelar sidang paripurna untuk membahas beleid tersebut. "Ditengah Pandemi Covid-19 ini PERKASA juga harus mengutamakann kesehatan anggotanya, kita akan patuhi peraturan Pemerintah agar pemutusan rantai penyebaran vrus  Covid-19 ini bisa cepat selesai". Hal ini diperlukan agar semua lapisan masyarakat dapat berkonsenterasi menghadapi wabah virus mematikan tersebut. PERKASA Juga meminta DPR untuk memiliki itikad baik dengan menghentikan pembahasan omnibus law. Sehingga kita bisa fokus menghadapi p

Outsourching Harus dihapuskan

Image
Pemborongan pekerjaan (OUTSOURCING) adalah pemborongan PEKERJAAN melalui Perusahaan Pemborong pekerjaan dengan management terpisah mempunyai alat kelengkapan kerja sendiri dan tenaga kerja sendiri. Penerapan sistem kerja Outsorcing dengan melakukan pendekatan modal dan Investasi yaitu "pasar tenaga kerja yang fleksibel" (flexible labour market), Dimana Pengusaha mengejar keuntungan yang sebesar besarnya, terhindar dari kewajiban-kewajiban, serta dan membayar upah buruh semurah mungkin. Karena sistem outsourcing, memberi kemudahan bagi perusahaan, untuk mencari pekerja/buruh dengan upah murah, dan bila pengusaha tidak membutuhkannya maka akan mudah untuk dilakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Sistem kerja Outsourcing yang diatur dalam Pasal 64-66 UU Ketenagakerjaan, menempatkan buruh/pekerja sebagai “sapi perahan”. Desakan penolakan sistem kerja Outsourcing terus menerus dilakukan oleh para buruh/pekerja. Tetapi Pemerintah dan DPR RI tetap “Ngotot” untuk memp