Posts

Showing posts with the label Seputar Perkasa

12 butir isi rekomendasi Panja Outsourching DPR RI - GEBER BUMN

Image
  Isi12 butir rekomendasi Panja Outsourching BUMN DPR RI : Menteri BUMN wajib melaksanakan rekomendasi Panja Outsourcing sesuai komitmen Menteri BUMN yang disam- paikan pada raker Komisi IX dengan Menteri BUMN dan Menakertrans, 9 September 2013. Hapuskan praktik penyerahan sebagian pelaksanaan pe- kerjaan kepada perusahaan lain, melalui perjanjian pem- borongan pekerjaan atau penyediaan jasa pekerja/buruh (outsourcing) di perusahaan BUMN di seluruh Indonesia.  Setiap perusahaan BUMN dilarang keras melakukan pelarangan/penghalangan, intimidasi dan teror terhadap pekerja yang mengadakan aktivitas berserikat di BUMN. Termasuk, pekerja yang melakukan mogok kerja dan aksi massa, sesuai pasal 28 UUD 1945, pasal 24 dan pasal 39 UU 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, serta pasal 5 ayat (1), pasal 28 dan Pasal 43 UU 21 Tahun 2000 tentang Serikat Bekerja/Buruh. Tidak boleh ada PHK, dan hentikan rencana PHK terha- dap pekerja/buruh, baik yang berstatus PKWT maupun PKWTT. Terhadap semua PHK y

Menanti Janji Jokowi, TAD di BUMN

Image
Foto diatas merupakan bukti Perusahaan BUMN masih mempekerjakan Tenaga Alih Daya (TAD) di core bisnis PLN,. pekerja diminta mengisi form survey google forms. Jokowi pernah berjanji sebagaimana dalam program Nawa Cita, yakni melarang adanya kebijkan alih daya tenaga kerja di BUMN di pemerintahannya kelak. Janji ini, harus dia wujudkan sekarang. yang merekomendasikan penghapusan outsourcing dan menolak upah murah. Perusahaan BUMN juga harus mempekerjakan kembali pekerja OS BUMN yang sudah di-PHK sepihak, serta membayarkan hak-hak normatifnya.

Ketua MPO dan Presiden Perkasa beri wejangan di HUT yang ke 3 PERKASA

Image
SELAMAT HARI JADI YANG KE 3 PERKASA (FEDERASI SERIKAT PEKERJA KEBANGSAAN) 27 Juli 2020 PERKASA genap berusia ke 3 (tiga) tahun. Harapan Ketua MPO (Majelis Pertimbangan Organisasi) PERKASA, Fuad Anwar, "PERKASA menjadi federasi pekerja yg terpercaya, berkarakter dan militan. sebagai organisasi perjuangan kesejahteraan kaum buruh dan pekerja. di HUT yang ke Tiga ini". Ucap beliau saat diwawancarai via media Whatsapp. (27/7). Ada tiga makna di usia yang ke tiga tahun PERKASA ini, yang pertama; adalah rasa syukur kpd Allah SWT bahwa lahirnya PERKASA membawa manfaat dan keberkahan terhadap perjuangan pekerja yang bisa kembali bekerja dengan status yang jelas. Yang ke dua kehadiran PERKASA memberikan rasa percaya diri kepada anggotanya untuk berani menyuarakan hak dan kewajibannya secara benar dan proporsional sehingga mampu menarik para pekerja/buruh untuk ikut bergabung dengan PERKASA. "Dan yang ke tiga, selama masa tiga tahun ini menjadi koreksi dan evalua

Mr. Fuad Anwar leads Indonesia Raya in the oration (Review history) ribuan buruh

Image
Video Fuad anwar pimpin Indonesia Raya. Fuad Anwar yang sekarang merupakan ketua MPO (Majelis Pertimbangan Organisasi) di FEDERASI PERKASA , saat orasinya tahun 2014 silam, beliau ajak kawan-kawan Outsourching BUMN untuk nyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dalam Gerakan Bersama Outsorching BUMN ( GEBER BUMN ). Menurut Ahmad Fuad Anwar, saat itu (2014) silam, praktek hubungan outsourcing merajalela di BUMN karena arah kebijakan pemerintah yang berorientasi pada investasi dengan mengabaikan perlindungan buruh, regulasi yang multitafsir, penegakan hukum lemah, kapasitas aparat Disnakertrans yang lemah, posisi tawar buruh lemah dan belum ada jaminan sosial sebagai alat perlindungan buruh di tengah pasar kerja fleksibel. Panja Outsourcing BUMN Komisi IX DPR telah merekomendasikan bahwa praktek outsourcing di BUMN melanggar pasal 65, 66 UU No. 13 tahun 2003 jo pasal 3, 17 Permenakertrans no. 19 tahun 2012. Menindaklanjuti rekomendasi ini, Menteri BUMN Dahlan Iskan tel

PUK GI PERKASA minta kejelasan management Haleyora Power tentang kelebihan pembayaran upah.

Image
Dalam rapat klarifikasi kelebihan upah management Haleyora Power mengundang perwakilan OPGI dan Deteksi untuk hadir dalam acara tersebut, yang diadakan di PLN Duren Tiga Mampang (7/7). Sebelumnya pihak Haleyora membayarkan upah yang berbeda-beda nominal kepada pekerja, namun menurut manajemen upah tersebut lebih dan harus dikembalikan. Manajemen Haleyora beri keterangan bahwa kelebihan upah tersebut ada di tunjangan yang sebelumnya 10% kini dibayarkan 20% padahal belum ada amandemen dari pihak PLN. Lho bagaimana bisa dan berani pihak Haleyora mempunyai inisiatif menaikan tunjangan yang sebelumnya dibayarkan 10% dan kini dibayarkan 20%, imbasnya kami pekerja harus kembalikan kelebihan tersebut, ungkap Fadilah yang merupakan bendahara di PUK GI PERKASA. Ini bukan perkara sepele, menaikan upah tunjangan dengan inisiatif sendiri tanpa ada amandemen yang tadinya 10% menjadi 20%, pasti ada hal mendasar dan dirahasiakan manajemen. Tambah Fadilah. Namun jawaban dari manajemen Haleyora ketika d

SERIKAT PERKASA PUK YANTEK Ciracas berbagi ditengah Covid-19

Image
Perkasa - Di tengah COVID-19 dan menjelang 1 Ramadhan 1441 H bersamaan dengan 24 Februari 2020, Federasi Serikat Pekerja Kebangsaaan (PERKASA) PUK YANTEK Ciracas mengadakan kegiatan pembagian sembako kepada masyarakat Alfalah 1 RT 05/21 Bekasi Barat, Senin (20/4). Kegiatan yang juga dihadiri Sekum PERKASA, Ade Guntoro mengatakan kegiatan ini merupakan sikap perduli kepada masyarakat Alfalah yang terdampak ekonomi saat, serikat perkasa berbagi disaat  Covid-19. "kegiatan ini bertemakan ULOS (Unity Love One Soul), bentuk kepedulian dan kecintaan kami terhadap sesama," Sebut Guntoro. Pembagian sembako dari pintu ke pintu oleh PUK Yantek Ciracas. Guntoro berharap semoga diawal bulan suci Ramadhan ini, wabah Covid-19 segera berakhir dan para pekerja dapat melanjutkan pekerjaan nya kembali secara normal, karena melihat kondisi saat ini yang sangat memprihatinkan, apalagi dengan banyak nya para pekerja yang telah di rumahkan dan PHK. Yang lebih mengkhawatirkan selai

DPR jangan nge gas bahas RUU Omni Bus Law ditengah pandemi COVID-19

Image
FEDERASI SERIKAT PEKERJA KEBANGSAAN (PERKASA) desak DPR segera hentikan pembahasan RUU Omnibus Law Cipta Kerja ditengah darurat wabah virus corona Covid-19. DPR sejauh ini tak punya hati nurani dan empati terhadap jutaan buruh yang  terancam PHK di tengah pandemi corona. Sangat aneh jika DPR memaksakan kebijakan di situasi negara dalam keadaan darurat covid-19. Ini kepentingan siapa? Harusnya DPR lebih fokus membantu pemerintah dalam penanganan corona. Bukan malah tancap gas menuntaskan RUU Omnibus Law Cipta Kerja. Fokuslah pada penanganan pandemi covid-19 dan potensi buruh yang kehilangan pekerjaan. Selama ini buruh telah menunda aksinya untuk menghormati kebijakan menjaga jarak untuk memutus mata rantai penyebaran virus covid-19. Buruh memang takut dengan pandemi covid-19. Tetapi buruh lebih takut dengan masa depannya yang tidak memiliki kepastian jika omnibus law disahkan. Red : perkasa

Kenapa pekerja harus Berserikat ?

Image
Banyak dari kita yang belum mengerti dan memahami tujuan berserikat atau bergabung dalam serikat pekerja/serikat buruh. Padahal banyak hal yang bisa kita peroleh apabila kita bergabung atau menjadi anggota SP/SB. Selain itu tentu kita semua mengerti bahwa berjuang bersama-sama itu tentu lebih efektif dan kuat dari pada berjuang seorang diri, karena kita semua mengetahui bahwa dalam dunia ketenagakerjaan di Indonesia masih banyak permasalahan yang harus diselesaikan, salah satu diantaranya adalah menegakan aturan ketenagakerjaan itu sendiri yang notabane sering dilanggar oleh pengusaha/pemberi kerja. Jadi tujuan berserikat itu diantaranya : A. Menyatukan seluruh potensi kekuatan pekerja yang semula tercerai berai dan berjalan sendiri-sendiri. B. Memperkuat posisi tawar kita baik terhadap perusahaan maupun negara C. Melindungi, membela dan memperjuangkan aspirasi, kepentingan dan hak-hak kita D. Mengangkat harkat dan martabat kita sebagai pekerja, baik secara ekonomi, sosial,po

FEDERASI SERIKAT PEKERJA KEBANGSAAN berbagi di tengah COVID-19

Image
Federasi Serikat Pekerja Kebangsaan (PERKASA) melakukan bantuan berupa sembako untuk membantu penanganan Covid-19 di Indonesia. Tercatat oleh Kementerian Kesehatan hingga 12 April 2020, sebanyak 3.842 orang positif Covid-19, 286 orang sembuh, dan 327 orang meninggal dunia. Menurut Ketum PERKASA Ramlan (11/4) saat di mintai keterangan, PERKASA antusias untuk membantu penanganan Covid-19. “Kami akan berupaya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan hingga kurva pandemi menurun drastis. Gerakan ini adalah salah satu bentuk kepedulian PERKASA terhadap kondisi bangsa,” tambah Ramlan. Sekecil apapun kontribusi kita, semoga memberikan manfaat untuk menanggulangi dan memerangi pandemi Covid-19 serta menjadi amal ibadah dan mendapat balasan kebaikan dari Allah SWT. (Perkasa) federasi Serikat pekerja bocoran slot jarwo

Yang Lain di rumah aja! Lalu bagai mana petugas pekerja PLN di tengah PANDEMIC COVID-19 ?

Image
Ditengah bencana wabah, Listrik PLN terjaga ! Bagaimana dengan pekerjanya ? Dikutip : Achmad Ismail (AIS) GEBER BUMN Dalam siaran persnya kemarin, PLN memastikan ketersediaan pasokan listrik, tetap terjaga. Pernyataan ini disampaikan pada Minggu, 22 Maret 2020 lalu. Dalam siaran pers tersebut, Zulkifli Zaini, Dirut PLN menyatakan bahwa Pegawai PLN yang bertugas pada unit-unit Pengatur Beban, Transmisi, Distribusi, Pembangkit (Control Room dan Dispatcher Room), Call Center 123, Command Center, dan Posko Pelayanan Teknik, tetap di siagakan, sehingga pelayanan listrik kepada pelanggan tetap terjaga maksimal. PLN menjadikan ketersediaan listrik kepada masyarakat sebagai prioritas layanan terpenting yang harus dijaga. Lalu bagaimana proteksi PLN terhadap pekerjanya yang berinteraksi sosial secara fisik dalam menunaikan tugasnya itu ? Unit-unit kerja di PLN seperti di Operator Gardu Induk 20 KV,  Posko Pelayanan Teknik (Yantek)  dan Deyansus adalah unit kerja di garda terdepa