Notification

×

Kode Iklan Disini

Label

Di tengah Covid-19 buruh, petani, mahasiswa, nelayan kembali turun ke Jalan Tolak Omnibus Lawa

14/08/2020 | 21:08 WIB Last Updated 2020-08-14T14:08:18Z


Perkasa News- bertepatan dengan jadwal Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia, 14 Agustus 2020, sekelompok buruh, petani, mahasiswa, nelayan, perempuan berbagai gerakan rakyat turun ke jalan melakukan demosntrasi. Aksi tolak omnibus law Rancangan Undang-undang Cipta Kerja.

Unjuk rasa massa yang rentan penularan baru COVID-19 ini dipicu anggota DPR dan pemerintah yang terus melanjutkan pembahasan beleid kontroversial meski banyak kritikan dari berbagai pihak. 

Aksi Tolak Omnibus Law juga di gelar berbagai kota yang kembali melakukan unjuk rasa tak lain untuk mendesak pembatalan pembahasan RUU yang memiskinkan rakyat tersebut.

Unjuk rasa dimulai dari depan Gedung Kementerian Ketenagakerjaan pukul 10.00 pagi tadi. 

Sejumlah massa aksi mendesak Kemenaker agar bekerja lebih serius, bukannya mengurangi layanan di masa pandemi COVID-19. Sebab, berbagai pelanggaran ketenagakerjaan justru marak di tengah pandemi serta membutuhkan peran negara menjamin pemenuhan hak-hak buruh sesuai payung hukum perlindugan dalam Undang-undang Ketenagakerjaan.

Aksi berlanjut ke Gedung DPR RI. Yang diikuti ribuan massa aksi. Bahkan menurut kabar  juga akan dilancarkan di wilayah lain di antaranya Surabaya, Yogyakarta, Makassar, Bandung, Solo, Semarang, Cirebon, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan, Banten, Medan, Jambi dan Lampung, Kendari dan Palu. Tak hanya itu, perlawanan di jagad maya media sosial juga gencar dengan tagar #TolakOmniBuslaw.

Berita Online